REPORTASE - Pengurus Besar Serikat Pelajar Muslimin Indonesia Wati (PB SEPMI-Wati) bersama Pengurus Pusat COMMITI sukses menggelar Webinar Nasional Motivasi Pendidikan Generasi Muda bertema “Pencarian Jati Diri dan Orientasi Pendidikan Generasi Muda”, Ahad (25/01/2026) pagi. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Google Meeting ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Webinar tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus dialog strategis bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan pendidikan, krisis identitas, serta tuntutan zaman yang kian kompleks. Acara dibuka secara khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan dari pimpinan organisasi penyelenggara.
Ketua Umum PB SEPMI-Wati, Salma Tasnia Sarah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kecerdasan akademik saja tidak cukup untuk menjawab tantangan masa depan. Menurutnya, generasi muda harus dibekali kesadaran jati diri, nilai moral, serta keberanian menentukan arah hidup.
“Pendidikan sejatinya bukan hanya tentang gelar dan capaian akademik, tetapi tentang proses menemukan jati diri, membangun karakter, dan menyiapkan generasi yang berdaya guna bagi umat dan bangsa,” ujar Salma.
Senada dengan itu, Ketua Umum PP COMMITI, Afifah Nurwahidah, menekankan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan tanggung jawab sosial dalam orientasi pendidikan generasi muda.
“Mahasiswa dan pelajar hari ini dituntut tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga memiliki visi hidup yang jelas. Pendidikan harus melahirkan insan yang berpikir kritis, berakhlak, dan siap berkontribusi nyata,” tegas Afifah.
Webinar menghadirkan dua narasumber inspiratif. Zulhadi Ariza, S.Pd membuka sesi materi dengan tema “Menata Cita dan Menemukan Jati Diri Menuju Insan Sejati”. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri, keberanian bermimpi, serta konsistensi dalam menjalani proses pendidikan sebagai fondasi utama meraih masa depan.
Sementara itu, materi kedua disampaikan oleh Agus Yusuf Ibrahim, M.Si bertajuk “Mencetak Insan Cendekia Menuju Kehidupan yang Bermakna”. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta memahami makna menjadi insan cendekia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kekuatan spiritual.
Kegiatan dipandu moderator Memi Surtika dan berlangsung interaktif. Sesi diskusi serta tanya jawab dipenuhi pertanyaan kritis dan reflektif, menandakan tingginya kepedulian generasi muda terhadap masa depan pendidikan dan peran mereka di tengah masyarakat.
Melalui webinar ini, PB SEPMI-Wati dan PP COMMITI berharap dapat terus menghadirkan ruang-ruang edukatif yang mendorong generasi muda mengenali potensi diri, menentukan orientasi pendidikan yang tepat, serta menyiapkan diri menjadi agen perubahan yang berintegritas dan berkemajuan.






Posting Komentar