REPORTASE, TJOKROCORNER - Pada tahun 2027 nanti, Jakarta akan memasuki usia 5 Abad. Menyambut hal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam menyambut transformasi Jakarta dari ibu kota negara menjadi 'kota global yang berakar pada jati diri Nusantara' sebagai pusat ekonomi, budaya, dan pariwisata.
Sebagai penanda komitmen untuk turut berpartisipasi dan berkontribusi nyata dalam membangun Jakarta sebagai kota global 20 peringkat teratas yang inklusif, modern, dan berkelanjutan, Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia DKI Jakarta menyambut awal tahun 2025 ini dengan silaturahmi ke Kesbangpol DKI Jakarta, Senin (19 Januari 2026).
"Kunjungan kami ke Kesbangpol DKI Jakarta adalah bentuk komitmen untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah. Di usia Jakarta yang menjelang 5 abad ini, kami ingin memastikan bahwa kolaborasi ini mampu memberikan kontribusi nyata." Terang Habib Fathan, Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia DKI Jakarta.
Menurutnya, 'Menyongsong 5 Abad Jakarta' bukan hanya gawe pemerintah, tapi ruang kolaborasi yang solid dan partisipasi aktif dari warga sehingga 'Jakarta 500' bukan sekadar perayaan usia, tetapi penanda kematangan bagi Jakarta sebagai 'megapolitan dunia” namun tetap berakar pada 'jati diri Indonesia'.
Kedatangan rombongan Pemuda Muslimin Indonesia DKI Jakarta yang dipimpin langsung oleh Habib Fathan, mendapatkan respon positif dari Pemerintah Jakarta, khususnya Kesbangpol,
"Kami menyambut baik kunjungan silaturahmi ini. Menyongsong 5 Abad DKI Jakarta, sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis sangatlah krusial." Jelas Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, H.Muhammad Matsani.
Lanjut Matsani, "Kami memandang organisasi ini sebagai aset bangsa yang berperan penting dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan menuju Jakarta Kota Global."
Menanggapi hal tersebut, Habib Fathan menjelaskan bahwa sambutan positif Pemprov. Jakarta menegaskan sikap pemerintah yang tak basa-basi dalam melibatkan warga dalam merumuskan masa depan Jakarta yang lebih berdaya saing, adil, dan berkelanjutan secara kolaboratif.
"Kami hadir bukan hanya sebagai organisasi, tapi sebagai aset bangsa yang siap bersinergi dalam mengawal transisi Jakarta menjadi pusat peradaban yang lebih maju." Pungkas Habib Fathan.






Posting Komentar