TJOKROCORNER, REPORTASE - Mentari belum lagi bersinar, embun masih bergelayut di ujung dedaunan, tetapi semangat kader-kader Pemuda Muslimin Indonesia di Sumatera Utara sudah berkobar-kobar oleh solidaritas dan kepedulian pada sesama.
Selasa subuh, 13 Januari 2026 bantuan kemanusiaan yang dikoordinir oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muslimin Indonesia Prov. Sumatera Utara diberangkatkan ke salah satu lokasi bencana banjir bandang beberapa waktu lalu, Kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam.
Ketua PW Pemuda Muslimin Indonesia Sumut, Syekh Sani Ritonga yang memimpin langsung rombongan, menjelaskan bahwa bantuan berupa ratusan paket rendang, makanan ringan, dan kelambu, merupakan bentuk tanda kasih dan persaudaraan terhadap korban bencana.
"Ini wujud nyata persaudaraan sebagai sesama manusia, sesama warga Indonesia, dan terlebih kita sebagai sesama muslim. Kita turut merasakan derita yang dialami oleh saudara kita yang terdampak bencana." Terang Syekh Sani Ritonga.
Menurut Syekh Sani, dalam tahap rehabilitasi pasca bencana, jenis bantuan juga sudah harus disesuaikan dengan kebutuhan, kompetensi relawan juga demikian, untuk mempercepat Aceh dan kawasan bencana lain bisa bangkit dan kembali seperti sedia kala.
"Apalagi Aceh sebagai salah satu daerah dengan semangat keislaman dan keindonesiaan yang tak perlu diragukan lagi, mereka berhak mendapatkan dukungan penuh dari seluruh anak bangsa dan saudara seiman, agar bisa secepatnya kembali bangkit, pasca bencana!"
Lanjut Syekh Sani, bencana yang baru saja terjadi menjadi pemantik bagi tumbuhnya kesadaran berbangsa secara sublim. Bencana menjadi pengingat tentang pentingnya upaya saling menguatkan dan saling menjaga sebagai sesama anak bangsa dalam menghadapi bencana yang melanda.
"Kepedulian kita menjadi penanda bahwa solidaritas dan persatuan sebagai kekuatan terbesar bangsa ini untuk lebih maju, lebih kuat, dan lebih berdaya. Pemuda Muslimin Indonesia berkomitmen penuh untuk merawat semangat itu." Pungkasnya.






Posting Komentar